jump to navigation

Memaknai PUT IN THE BLACK BOX!!! January 4, 2009

Posted by adhe3t in Organisasi.
trackback

PUT IN THE BLACK BOX!

Lama gak posting, lebih dari sebulan.. seminggu sibuk LPJ, seminggu sibuk jagain presentasi, seminggu camping, nah lho yang seminggu lagi kemana..
Jalan2, kuliner, taun baruan, perpisahan hmif, shopping, nonton, fiuh..

Kelar semua, tinggal TA alias skripsi!!! Namun sebelum bahas lebih jauh tentang TA dan momennya, menyambung dari apa yang pernah gw bahas sebelumnya, kali ini gw akan membahas tentang makna dari PUT IN THE BLACK BOX!

Bagi warga IF IT Telkom, pasti semua udah tau harus menjawab apa ketika dikumandangkan kalimat tsb. Hal ini karena PUT IN THE BLACK BOX! merupakan jargon persatuan dan kesatuan warga IF IT Telkom.

Tulisan ini spesial ditujukan untuk ketua HMIF yang baru kemaren terpilih. dan Khususnya untuk Anda semua, pembaca setia blog sayah ini. hehe

Black box itu apa sih?

Dalam teorinya bahwa ketika kita koding (membuat program) terdapat 3 layer yang harus kita pahami. Ada layer lojik, layer (lupa), dan layer aplikasi (yang paling luar). <— imho

Nah black box disini sederhananya, apapun baris kode atau inputan yang kita masukan di dua layer selain aplikasi, yang penting menghasilkan sesuatu yang indah muncul di OS.

Kaitannya dengan HMIF, khusus untuk ketua atau koord, apapun dan bagaimanapun cara memimpin Anda di HMIF, i dont care!!! Yang penting Anda harus bisa menghasilkan kader2 unggul IF yang lebih banyak dari angkatan2 sebelumnya.

Especially 4 me, gak masalah bagi Anda kalo selama ini garing, punya pacar, kurang wibawa, kurang ini, kurang itu, that’s making no sense!! Anda gak perlu sibuk memikirkan apa yang disarankan orang lain kpd Anda. Make ur own style beyond HMIF! Just never sweat any fu*king stuff ‘they’ told u before!

“They” itu ya orang2 yang biasanya sering menggerocoki baik di depan atau di belakang. Percaya aja dengan kemampuan sendiri, asal Anda bisa menjamin bahwa outputan yang Anda hasilkan lebih banyak dari taun-taun sebelumnya.

So, kalo Anda mau mengganti jam malam jadi jam 10pm(only at sekre), tidak ikut campur mengatur moral masing2 anak buah Anda, tidak membatasi area gerak anak buah Anda di luar, mau membangkitkan IRC lagi, mau mengganti nama MABIM, IT’S VERY OK! No problemo! Itu 100% sepenuhnya wewenang Anda!

Jadi inget Andika waktu pengangkatan SC mabim 2006, inget juga waktu Bijak berkata ‘TIDAK BERADAB’ kepada seniornya, terakhir inget waktu M. Rizky membubarkan IRC. IT’S VERY VERY OK!!! Selama ada alasan, gw dukung kalian bro(tiga orang di atas, red)! hehe

Pake lah itu Jargon kalian! Maknai! Percuma kalian teriak2 jargon itu ratusan atau ribuan kali, toh akhirnya tetep aja ada yang menunggangi organisasi Anda. Jangan mau disetir!! Apalagi untuk ukuran organisasi profesi dan keahlian. Gak usahlah bersikap sok idealis, dalam pengertian harus ini, harus itu, ini dosa, itu dosa. Bersikaplah profesional karena Anda bukan kantor pengadilan yang harus menghukum anggota Anda apabila mereka bersalah. Bukan pula departemen Agama yang sibuk mengurusi dosa anggota Anda.
hehe, yang nyetir bisa jadi dari internal organisasi Anda!

You are what You are! Anda adalah Anda. Anda sendiri yang tahu mana yang baik dan buruk untuk dilakukan kepada anggota Anda. Baik dan buruk! bukan benar dan salah, i think!

Sama halnya dalam urusan kegiatan yang Anda lakukan! gw dan semua customer kalian, gak akan peduli dengan persiapan Anda! karena di sanalah black box kalian! yang kami nilai, yang kami lihat adalah layer aplikasinya, OS nya! Kalo yang ditampilkan bagus, ya kami bilang bagus! that’s it! Jadi jangan merengek2 acara gagal karena kurang dana lah, kurang persiapan lah, kurang orang lah, I really really DONT CARE!!!
Apalagi sampai ada yang musuhan setelah acara selesai! PAYAH!!

Oke, cukup untuk postingan ini. The point is Anda tidak usah memikirkan tulisan ini apabila tidak sesuai dengan keinginan dan harapan Anda untuk organisasi yang Anda pimpin sekarang! PUT IN THE BLACK BOX, BOSS!!!

Tulisan di atas berupa opini pribadi, jadi kalo ada yang gak suka, gak setuju, mencak2 di belakang, that’s UR PROBLEMS Bro! I REALLY REALLY REALLY DONT CARE! (pake Mr. Andrian’s style.. :P )

Thx 4 reading..
Berikutnya gw akan posting mengenai Panduan Membuat Proker!!! hahaha
Simak pula postingan sebelumnya tentang organisasi, di sini dan sini.

Comments»

1. rorizki - January 4, 2009

setuju gw ..
memang sih, kalau orang2 bilang “yang penting prosesnya”..
tapi beda kalau udah menyangkut suatu (kalau boleh gw bilang) badan seperti HMIF .. mungkin yang anak2 it telkom liat adalah acaranya .. kalau ternyata pas hari H jelek, ya mereka bilang jelek .. dan semua itu berimbas pada HMIFnya, apapun alasan dibalik knp acaranya bisa jelek ..

sip2 !!

2. bijakfajar - January 4, 2009

ni tulisan dibikin pake emosi yah???
keliatan banget subjektivitasnya…
whatever…people judge the result, but Allah judge the process…

3. MadeJunes - January 4, 2009

dit… aku yg selama ini don’t care sama himpunan dan sjenisnya jadi tergugah setelah baca tulisanmu ini, specially di bagian yang ada jangan mau ditunggangi, aku setuju, HMIF haruslah independen dan profesional.. that’s it!

4. rocknoida - January 4, 2009

apaan nih gan.. sama sekali ga ngerti :lol:

5. adhe3t - January 4, 2009

@eki, bisnis siyap ki?? hehehe
@bijak, kan gw tulis itu murni opini gw pribadi.. serah elu lah mo suka apa nggak.. fyi, udah gw edit tuh, bukan BIADAB, tapi TIDAK BERADAB.
n sori men, gw gak nyangkutin sara di sini
@junes, yoi independent tuh harus.. profesional donk..
let’s see yg taun ini..
@rocknoida,, hehe emang ga untuk dimengerti kok gan..! cukup dibaca

6. ajinugroho - January 5, 2009

“ada alasan di setiap perbuatan….”
:D

7. bijakfajar - January 5, 2009

@ajinugroho
“hidup adalah perbuatan” ^_^

8. MadeJunes - January 5, 2009

eh dit, bertukar link yuks? shall we?

9. rorizki - January 5, 2009

@bijak:
subjektivitasnya keliatan banget ya? dimananya? ..

10. adhe3t - January 5, 2009

@ajee, LOL
@junes, consider it done!

11. MadeJunes - January 5, 2009

thnx dit, you’re linked too.

12. obin - January 7, 2009

ahaha.
so emotional…
kayaknya masih ada obsesi yang belum terwujud nih???
but thanks,,,
hehe

13. erfan - January 7, 2009

^obsesi kurus…

ga berani komen ah…takut disambit bata merah…

beresin yuk yang diuber2 nih….siap kan bos!!!

14. adhe3t - January 7, 2009

padahal gw posting biasa aja kok… itu cuma sbg penekanan aja.. kalo kalian punya jargon harus ngerti jg maksudnya apa. jgn cuma asal tereak..

kalo pemahaman gw jargon itu ya udah gw jelasin lewat postingan ini.. tapi kalo ternyata menurut kalian PUT IN THE BLACK BOX! itu cuma sebatas jargon, ya its OK!

makanya kemudian muncul pendapat, “Ini mah subyektif!”
Ya emang SUBYEKTIF!!! namanya juga pendapat sendiri!!

15. adhe3t - January 7, 2009

@erfan, hayuk!!! pli PTBA jadi 8000.. hahahaha rugi gak beli pas 5000 kemaren,…

16. andikabayuherbowo - January 15, 2009

Postingan nya mantap… Memahami betul arti PUT IN THE BLACK BOX… !!!!

Vote for Adheet… Ketua HMIF 2010-20015…. :D

17. andikabayuherbowo - January 15, 2009

Postingan nya mantap… Memahami betul arti PUT IN THE BLACK BOX… !!!!

Vote for Adheet… Ketua HMIF 2010-2015…. :D

18. adhe3t - January 15, 2009

BEUU,, opo iki maksute.. DO kali kalo lulus 2015 mah.. hahaha

19. Erda Guslinar - April 5, 2009

i like it.. nice..
tetapi yang jelas..setiap diri atas pemahaman, perilaku, sikap dan tindakan akan senantiasa ada yang menunggangi… ITU PASTI…
tergantung kita mengijinkan untuk ditunggangi SIAPA ato APA.. itu PILIHAN, tapi yang jelas, PROFESIONALISME harus dijaga, dan penyampaian “isme” apapun yang menunggangi kita harus tersampaikan secara PROFESIONAL juga..tidak serta-merta VULGAR tidak beradab.. :D loh…
once again, I like your post dit..so inspiring…
carry on ..lanjoooot memberikan masukkan teguran and everything yang memiliki daya bongkar daya tanam dan daya DOBRAK terhadap sesuatu apapun ituh….