jump to navigation

Stupid Things I never Forget part 1 January 14, 2009

Posted by adhe3t in Peristiwa.
12 comments

stupid_kidsSesuai janji gw kemaren, kali ini postingannya yg ringan2 aja. Kali ini membahas tentang hal2 bodoh dan lucu yang terjadi sama gw selama hidup jadi mahasiswa teknik IT Telkom. Banyak sih sebetulnya, tapi yang keinget baru segini. Lain waktu dilanjut dengan yang lebih baru.

Untuk yang sekarang gw posting dua kejadian dulu. Semuanya ada 7 kejadian.. :D . Tp nyari2 fotonya gak ada euy.. sorry… oke selamat membaca!

(more…)

Apakah Sekarang Waktu Yg Baik Untuk Bisnis?? October 11, 2008

Posted by adhe3t in Peristiwa.
7 comments

Akhir-akhir ini kita sedang mengalami krisis Global dimana perekonomian di banyak sektor sedang terguncang… Amerika mengalami krisis ekonomi yang semakin parah, hal ini sedikit banyak ternyata mempengaruhi perekonomian Indonesia. Tetapi SBY mengatakan bahwa Indonesia saat ini mengalami krisis pasar modal bukan krisis ekonomi, dan beliau tetap optimis bahwa Indonesia masih bisa memperbaiki situasi ini dan gak bakal berakhir seperti krisis tahun 98, dimana Indonesia keterpurukan yang amat sangat saat itu,,,

Bagi para pemilik modal di pasar saham terutama, situasi sekarang menyebabkan kegelisahan karena indeks harga saham gabungan turun drastis.. banyak saham yang mengalami penurunan besar2an. Saat ini BEI juga sedang disuspend untuk menghindari sentimen negatif, serta panic selling dari para pelaku bisnis ini. Nah pertanyaan, apakah saat ini waktu yang baik untuk berbisnis ? (more…)

Tragedi Pembagian Zakat di Jawa Timur September 16, 2008

Posted by adhe3t in Peristiwa.
add a comment

Sekitar pagi-pagi jam 10 pada tanggal 15 kemarin, di sebuah Kota di Jawa Timur. Miris, sedih, simpati, dan menyayangkan ketika sebuah niat baik berakhir dengan sangat buruk.

Engkau mungkin sudah tahu apa yang terjadi. Kau melihatnya jg di tv bukan?
Ada anak terjepit diantara pagar-pagar rumah, ada banyak ibu yang kesusahan bernafas, ada para bapak ikut marah. Akhirnya, sampai catatan ini dimuat ada 21 orang meninggal akibat peristiwa ini.

(more…)

Tiga Wanita di Lampu Merah Bubat September 14, 2008

Posted by adhe3t in Peristiwa.
6 comments

Ya Allah, pemilik semua makhluk dan yang menjadikannya bermacam-macam, ampunkan hambaMu yang telah menyaksikan kejadian memalukan dan tidak berbuat apa2. (more…)

CEO Lengser November 17, 2007

Posted by adhe3t in Peristiwa.
3 comments

Alhamdulillah, satu tahun sudah sayah menjalankan amanah sebagai CEO students@stttelkom. Terlalu banyak kenangan yang saya ingin sampaikan saat ini. tak sedikitpun awal nya terbesit pikiran untuk menjadi bagian dari komunitas segede ini. tempat dimana orang-orang gila saling berbagi ilmu, ide, informasi, dan lain hal. :p (more…)

Sepatu Baru, Alhamdulillah September 17, 2007

Posted by adhe3t in Peristiwa.
8 comments

Kira-kira tiga hari yang lalu gw jalan-jalan ke GedeBage buat nyari sepatu bagus tapi murah… gw sih gak gengsian dalam hidup… mo pake barang palsu atau bekas sekalipun selama itu bagus dan murah, ya gw pake… kecuali dalam hal makanan.. taruhannya nyawa bos… :D (berlebihan) (more…)

Australian Embassy September 7, 2007

Posted by adhe3t in Peristiwa.
5 comments

Hari Kamis 6 September 2007 gw dapet kesempatan ikut seminar international di Kedutaan Besar Australia di Jakarta. Seminar dengan judul Australian Education International (AEI) Series in IT, hanya berlangsung satu hari. pembicaranya yaitu Dr. Wayne Brookes yang merupakan salah seorang senior lecturer Faculty of IT, University of Technology Sydney (UTS).

(more…)

Kisah Semen September 7, 2007

Posted by adhe3t in Peristiwa.
2 comments

Bagaimana perasaan lo saat sesuatu yang menjijikan bertengger di atas tempat yang sedang lo duduki?

Hari itu selasa sore di minggu kedua musim gladi ketika zamannya “Bruce Willis” mejeng di poster-poster besar katalog bioskop. si cantik tiba-tiba sms dan ngajak jalan. Biasanya kalo dia yg ngajak duluan, alamat ditraktir tuh. hahahaha. Dengan langkah sedikit gontai dan peluh bercucuran serta sedikit encok di sekujur badan (apa coba), gw akhirnya ada di BSM waktu itu, dengan 5 orang yang ikut brg gw. niatnya mo nonton Die Hard 4 gratisan. nyampe sana ternyata jam tayang nya kelamaan. singkat kata, singkat cerita akhirnya kita ga jadi nomat tapi ngabisin waktu di A&W, setelah sebelumnya ikut ngantri tiket “Harry Potter and the order of Phoenix”, yang baru tayang besok. gw pesen ayam 2 potong dgn segelas beer A&W yg enak bgt. karena lom kenyang, gw lari ke bawah dan beli 3 potong BT sbg desert. hahaha. masih ada yg kurang rasanya, sekonyong-konyong gw pesen ice cream jg deh dsana (lebih gede dari mcflury-a mcD or sundae-a CFC. suer ^__^).

jam 10 kirain mo langsung balik ternyata malah mampir di tempat karaoke yang di samping Piset mall itu. gak ada tempat nunggu alias nongkrong yg enak disana. kecuali dunkin donuts yg buka 24 jam. Tulisan, “dilarang menduduki kursi sebelum memesan makanan”, membuat gw terpaksa merogoh kocek dan membeli segelas coklat panas. yang lain ada yg pesen donat, biarpun cuma 1. yg penting kita ber-6 akhirnya bisa nongkrong disana sampe jam11.

udah capek bgt nih badan. ngantuk pulak. udara bdg makin dingin aja di luar. begoknya gw malah mesan coklat panas yg cm bisa ngangetin badan bentar. padahal ngantuknya udah gak bisa ditahan. tp gw paksain juga tuh ke lt.3 dan memesan 1 kamar premium untuk 2 jam. Dan gw ternyata baru tau knp kita mesti nunggu sampe jam 11. karena di atas jam tsb, sewa kamar kena diskon 40%. lumayan.

akhirnya gw bisa masuk juga ke dalam kamar seukuran 3×4 gw kira. setelah 30 menit ternyata gw masih harus nunggu lagi. Naluri keartisan gw muncul saat itu juga (buat lo yg blm tau, gw jujur aja kalo suara gw lumayan bagus. hahahaha). gw langsung nyari lagu favorit gw. gw masukin dua kata yang udah gak asing lagi dalam dunia Permusikan Dunia (bahasanya) di menu search yg nampang di layar. ADA!!! Christina Aguilera. dari album pertama sampe back to basicnya yg sekarang, ada disana. gw langsung muter beautiful dan duet ama cantik. hahahaha ternyata gw cuma bisa maen di suara rendah. kalo pun mau maksa ya pake palset. hehehehe.

lagu demi lagu kami nyanyikan. dari genre dangdut, pop, rock, campur sari, korea bahkan kosidahan, kami masukin ke list antrian. ngantuk gw ilang setelah gw tereak hits LP di album Hybrid Theory, In The End, dan joged-joged gak jelas saat disco jaipong melati (pilihan gw tentunya) mulai main. lagu diganti mellow. Ada I believe I can Fly-a R.Kelly, dilanjutkan ama January-a Glen Fredly, menambah suasana romantis aja di rabu pagi. hahahaha. ntah di lagu keberapa (gw lupa) tiba2 seseorang dari kami terperanjat dan berteriak, “NANIIII???!!!”..

“opo iki?” tambahnya kemudian.

gw kaget bukan kepalang serasa jantung mau copot. napas tiba-tiba memburu bak dikejar waktu. jantung terus berdegup kencang bak dikejar setan (halah segitunya). gw penasaran dan turut memegang benda itu. bukan benda melainkan sesuatu yang berlendir. bukan sesuatu juga deng, melainkan cairan yang mirip lendir. Atau lebih tepat lendir saja gw bilang.

Luar biasa menjijikan. ada ludah di atas sofa yang kami duduki. temen gw yg lain bilang itu cairan hidung yang khas dari pengidap influenza. dan salah semua ternyata!!! ketika gw bertekad mendekatkan lendir itu ke hidung dan mencium baunya, ada aroma yg khas dari cairan itu. aroma yg sangat gw kenal karena bukan sekali dua kali gw pernah melihat dan menyentuhnya di kala lain. sesuatu yang hampir 99% pria dewasa bahkan mungkin anak laki-laki sekalipun, pernah memegangnya! “SEMEN” !!!

sekonyong-konyong gw ngelap tangan gw ke bagian sofa yang lainnya. Jorok bin jijik binti najis. di tempat remang2 kek gini di dalam ruangan tertutup dan di saat kebanyakan orang sedang lelap tidur, hal seperti ini bukan sesuatu yang istimewa. sangat biasa a.k.a wajar. apalagi di kota besar seperti tempat dimana gw hidup sekarang. BANDUNG. Kota yang malamnya baru awal bagi sejumlah orang.

yg gw sesalkan, kenapa gw gak ada saat kejadian itu. padahal gw bisa menembus pandang ke tiap kamar2 karaoke dari balik kaca-kaca pintu. hahahaha..

==================================================

geliat kang adheet:

Ada-ada saja ide manusia. hanya dari konsep ngadain tempat buat nyanyi bebas, jadi bisnis yg lumayan laku keras. buktinya karaoke dijadikan tempat santai para orang tua dgn anak2nya, para usahawan dengan koleganya, atau sahabat dengan rekan sejawat lainnya. sayang bagi masyarakat kita yg lain tempat seperti ini masih diidentikan dengan tempat2 gak bener. dan emang sedikit sekali keknya di bandung ini dimana pemiliknya masih mengaku bahwa tempat karaokenya itu bersih dari maksiat. yah kembali ke diri kita masing2. mikirnya negatif ya jadi negatif. oiya satu lagi, jgn harap menemukan mushola besar di tempat2 kek gini. hehehehe. mushola di mall yg sekian gedenya aja kecil, apalagi di tempat yang gedenya cuma satu atau dua lantai ini. :D

Truth Or Dare September 7, 2007

Posted by adhe3t in Peristiwa.
2 comments

Waktu itu liburan kelas. Selang beberapa hari setelah UAS. Derita yang berkepanjangan akibat tugas besar, gw habiskan bareng temen sekelas di Cipanas. Selama dua hari gw tinggal susah dan senang dengan temen-temen yg lainnya. Banyak kejadian menarik yang bisa diangkat dari liburan akhir taun ajaran ini. dari awal berangkat aja udah bisa gw tulis satu hingga dua paragraph pembuka. Topiknya tidak lain dan tidak bukan ialah jam karet Indonesia. Kumpul jam sekian, baru berangkat 3 jam setelahnya. Beralih ke perjalanan, bisa sampai tiga paragraph gw menceritakan tentang fery, temen gw yg menaikkan kecepatan sampai 120 km/jam berlatar let’s dance together milik BBB mewarnai perjalanan kami sampai tiba di kota penghasil manisan terenak dan terkenal di jawa barat, Cianjur City. But hey, bukan itu yang ingin gw sampaikan sekarang.

Sampai di persimpangan Cipanas, gw harus melalui jalanan yg lebih sempit daripada dayeuh kolot city. Atau jalanan depan STTTelkom yg sudah sempit, malah makin banyak warung kaki lima yg sengaja didirikan disana. Percaya deh, gw bisa bikin cerpen dari kisah APV silver dan Xenia hitam tahun 2006 yang menanjak di jalanan yg hanya cukup untuk satu mobil itu. Dari peristiwa tabrakan kecil, kendaraan yg gw tumpangin gak sengaja menggoreskan diri ke truk sayur, hingga kisah menunggu giliran untuk bisa bergerak ke depan karena harus bergantian jalan…. bayangin aja jalan sempit untuk dua arah. Dan hey, bukan itu juga yang akan gw ceritain saat ini.

Sesampainya di komplek wilayah Agrowisata Cipanas, kami sudah menyewa satu villa dengan 3 cottage di dalamnya. Butuh waktu yang lumayan panjang juga untuk membahas perihal kedatangan kami yg disambut gerimis deras, kejadian ranjang yang besinya patah ketika gw melompat dan mendarat dengan sempurna di spring bed super deluxe, atau ketika kami mulai masak, nonton bareng, maen kartu, dan kegiatan-kegiatan pribadi lain seperti mandi, cuci piring, dan jeprat-jepret alias hunting. Bukan itu teman!

Ada cerita yang lebih menarik. yang sebenarnya tidak boleh gw ceritain ke siapa pun termasuk temen sekelas gw yang kebetulan berhalangan hadir di sana. Harusnya di awal kisah ini langsung saja gw bilang__seperti pada post-post sebelumnya___seperti ini: “Bagaimana perasaan lo saat hal paling rahasia dari diri lo diungkapkan di depan puluhan orang?”

Adalah malam hari ketika pesta barbeque baru dimulai. Gerimis masih sesekali jatuh dengan lembutnya. Udara dingin Cipanas menyapu rata sampai di pondok-pondok yang berdiri di sekitar villa tempat kami berkumpul sekarang. Sedikit bara dari perapian yg disiapkan untuk membakar jagung seolah melupakan sejenak perjalanan jauh kami dari pagi tadi. Dan cukup pembahasan tentang petualangan kami di air terjun dekat tempat kami akan beristirahat malam hari ini.

Tidak ada acara special yang dibawakan. Selain bakar jagung, bakar ubi, serta berbincang-bincang ringan. Di sela-sela kejenuhan yang mulai tampak, gw berinisiatif ngadain truth or dare. Gw mulai dari diri sendiri. Gw ngajuin truth ke semua yang hadir. Dan pertanyaan pertama langsung bertema tentang perempuan. “berapa kali lo pernah pacaran?”, “siapa aja nama cewek yg pernah deket dgn lo?”, “ceritain kisah asmara lo!”. Ntah jujur ntah tidak, gw jawab apa adanya. Truth berarti harus menjawab dengan terbuka, walaupun kadang kita masih harus berbohong sebagai metode penyelamatan. Dari sekian banyak orang, persentase memilih truth ternyata sangat besar. Untuk kenyamanan pembaca, para tokoh pada kisah ini dengan sangat terpaksa gw samarkan.

Tata (bukan nama sebenarnya) yang memilih truth mendapat pertanyaan yang sedikit mengusik masa lalunya. Di pertengahan tahun pertama dia emang dekat dengan Septi (bukan nama sebenarnya). Dan Tata harus menjawab jujur ketika pertanyaan, “Pesan Pribadi Septi yg terakhir lo terima isinya apaan?”, atau, “lo deket ma sapa skrg dan udah berapa lama?”, sedang Septi sendiri hadir disana, di permainan klasik yg sering dilakukan pas ngumpul atau api unggun. Ada lagi si Tabi (bukan nama sebenarnya) yang digosipkan deket banget dengan Joko, mantan teman sekelas pas tahun pertama. Dia mendapat pertanyaan yang tidak jauh dari bahasan topik yang sudah-sudah. “perasaan lo ama Joko seperti apa?”, “kalo disuruh milih, mana yang lebih baik antara Joko dan Rama?”. Rama adalah teman kelas gw yg lain. Dia yang memegang peranan penting di kelas atau dalam tour dua tahun ini. Jelas Tabi merasa pertanyaan itu kurang etis baginya. Namun mengingat semua orang merasakan hal yang sama ketika ditanya, dan mereka menjawab juga, Tabi pun akhirnya mau terbuka. Celakanya gw lupa dia menjawab apa untuk pertanyaan terkahir ini.

Berbeda dari banyak temannya yang lain, Afi (bukan nama sebenarnya) memilih dare saat itu. Satu per satu kami sibuk menyebutkan tantangan yang pantas untuk teman kami yang memiliki kepala sedikit botak dan berperangai pelawak ini. akhirnya kami putuskan satu tantangan yang cukup ringan namun sangat berarti pada malam itu. “telepon Uus dan bilang perasaan lo ke dia selama ini!!!”. Uus (bukan nama sebenarnya) yang kebetulan berhalangan hadir di acara kelas tahun ini ternyata sulit dihubungi. Selidik punya selidik ternyata Uus sedang sibuk mempersiapkan ujian susulan buat keesokan paginya. Bagi temen-temen pembaca yang belum tau, jadi diantara dua orang ini telah terjadi sesuatu. Pasalnya Afi ternyata sudah lama menyukai sosok Uus yang pinter lagi baik ini. Singkatnya sampai saat ini keduanya belum ada ikatan apa-apa.

Orang terakhir dari rangkaian kisah gw kali ini adalah kiki (bukan nama sebenarnya) dan Si Baram (bukan nama sebenarnya melainkan akronim dari nama lengkapnya). Jujur gw tidak punya pertanyaan buat Si Baram ini karena akhir-akhir ini gw tidak mengikuti gosip di kelas sendiri. Gw kaget begitu ada serangan pertanyaan langsung dari teman-teman gw yang lain. Mereka sumringah seolah menemukan mangsa baru untuk dipermainkan. “bagaimana perasaan lo yang sebenarnya ama kiki?”. Pertanyaan itu sangat sederhana namun terkesan berat bagi dua insan yang sama-sama hadir untuk mengikuti truth or dare ini. Jika dibandingkan dengan kisah Tata dan Septi di awal yang sudah tidak berhubungan lagi, lain ceritanya.

Sepintas terlihat asmara yang begitu menggelora dari pancaran sinar mata Si Baram. Kata demi kata akhirnya ia kawinkan dengan sangat memesona. Di akhir kalimat rupanya, wajah kemerahan itu masih nampak di bawah temaram lampu Cipanas yang berselimut langit mendung, hitam, dan menawarkan sejumput gerimis dalam porsi yang lebih besar.

Apa yang terjadi kemudian dengan kiki? Cukup sulit baginya untuk memilih mana yang sebaiknya ia pilih malam hari itu. Jika ia lebih menyukai Dare, lantas orang akan memaksanya, “jawab pertanyaan tadi dengan jujur”, “it’s simple, just yes or no!!!”. Apakah akan lain ceritanya kalo dia milih truth?? Apakah tidak akan ada orang atau seseorang yang tetap penasaran mendengar pengakuannya, yang pada malam hari itu merupakan jawaban atas pertanyaan laki-laki usia 20 tahunan yang gw kira dia sudah sangat bosan menunggui waktu yang berjalan tiga kali lebih lambat dari biasanya, pada malam dimana keduanya bersama dalam sebuah permainan sederhana.

Cukup sudah sampai disini saja gw menceritakannya. Biar yang ada pada malam itu saja yang tau kisah selanjutnya. Gw minta maap jikalau ada kata yang kurang berkenan di hati para pembaca yang setia mengikuti kisah ini dari awal. Yakinlah, esok harinya bisa dijadikan cerpen lagi seandainya gw memaksa menceritakannya disini. Biar lain waktu saja gw menceritakannya.

 

Geliat kang adheet:

Fiuh,, tadinya mo dibuat cerita santai seperti pada umumnya, cuma dari awal sudah keasikan berbicara kontemporer dan sedikit menggelitik. Sebenarnya sudah dari paragraph ketiga ingin ngakak sambil guling-guling di depan kibot.. wakakakakakak

HUT RI [lagi] August 17, 2007

Posted by adhe3t in Peristiwa.
add a comment

tujuh belas agustus tahun empat lima
itulah hari kemerdekaan kita

gw gak tau kapan terakhir kali gw nyanyi lagu ini. dulu gw sering merinding kalo nyanyi lagu-lagu kebangsaan, terutama ’syukur’. gw mo cerita dikit ttg HUT RI dari taun ke tahun.

lima tahun setelah gw lahir di bumi, ibu selalu ngajak pergi ke kekecamatan tiap tanggal 17 bulan delapan. apa yg gw lihat disana?
puluhan kendaraan seperti mobil, motor, didandani hingga menyeruipai berbagai macam bentuk. ada pesawat, kapal, helikopter, tank, dll. ratusan anak-anak muda mulai SD-SMP-SMA sibuk jejeritan. gw kira sedang menyanyikan lagu2 kebangsaan. tak kalah
semangat, para orang tua turut berjubel dengan puluhan spanduk, umbul-umbul, atau bendera di tangan-tanganya yang masih kuat. hampir semua gapura gang dibuat indah, dihias segala rupa sehingga enak dipandang. rumah-rumah dicat lagi. di depannya kemudian dipasang tiang dan merah putih bertengger di atasnya. hey guys, betapa meriah masa-masa HUT RI sewaktu gw berumur 4-12 tahun. masa-masa golkar yg seolah partai tunggal waktu itu.

acara di kecamatan berlangsung dari jam 6 sampe jam 10 pagi. puluhan kendaraan-kendaraan yg telah didandani itu di arak sampai alun-alun. macet total! but hey, tidak ada yg mengeluh karenanya. malah semua ikut jingkrak-jingkrak di jalanan.
menabuh-nabuh kendang, genderang, atau alat musik lainnya. terus-terusan mengumandangkan lagu2 perjuangan. anak-anak sangat senang meniru tingkah polah orang2 tua di sekitarnya, yaitu mencoreng-moreng muka dan membawa-bawa tombak seolah mau perang. beberapa prototype macan, banteng, ondel-ondel, menari-nari di sepanjang jalan. ada juga boneka yg menyerupai wajah Soekarno-Hatta.
yah, gembira raya waktu itu. sampe kelas 6 SD gw masih bisa menyaksikan orang2 kreatip ini.

ternyata perubahan itu cepat datangnya. fenomena yg gw sebutin di atas, tidak dapat gw temuin ketika SMP dan SMA. bulan Agustus yg merupakan masa-masa Jambore adalah kegiatan pertama untuk menyambut HUT RI di zaman ini. SMP gw sampe ikut 3 kali kemping aka kemah tiap tahunnya. dan kesan yang luar biasa didapatkan dari kegiatan ini. nanti lah gw ceritain di lain waktu. untuk upacara perayaan HUT RI nya sendiri tidak ada yg istimewa. Pada upacara kali itu, tidak ada arak-arakan yang berarti. selama 3 tahun malah makin malas untuk menghadiri upacara seperti ini. tibalah masa-masa SMA yang mencapai puncak kebosanan melakukan upacara pengibaran bendera sat HUT RI.

gw ingat betul cuma pada tingkat pertama gw ikut upacara. kali ini di alun-alun kabupaten. itu pun karena terpaksa. berikut kronologisnya. pertengahan Juli zaman itu ada pengumuman lomba pawai obor, dan gw masuk di dalam timnya. (tim diambil dari mantan paskib SMP, gini2 gw paskib lho). pawai obor pertama digelar malem hari sebelum opening jambore digelar. yaitu awal-awal agustus.
awal agustus gw masuk tim paduan suara yg bakalan ngiringin paskibraka saat pengibaran bendera 17 agustus. masuk tim paduan suara juga paksaan. karena tidak ada UKM paduan suara di SMA gw.
malem 17an, tepatnya tanggal 16 bulan 8, jam 8, ada pawai obor lagi. bagi yang belum tau, pawai obor adalah gerak jalan (bukan jalan santai) sejauh 5 kiloan sambil membawa obor dan tetap dalam barisan. biasanya penilaian diambil dari kekompakkan, kerapihan barisan, dan variasi gerakan. ini lah saat-saat dimana satu SMA dengan SMA lain saling mengejek aka menjatuhkan (padahal dilarang). kebetulan SMA gw paporit, jadi paling sering kena ejekan, sarkasme, dan gencetan senjata saat itu. terutama dari PGRI, SMK, dan Aliyah. Pawai obor inilah acara paling berkesan dalam rangkaian acara HUT RI selama SMA.
dan itulah alasan kenapa besoknya gw mesti repot2 datang menghadiri penaikan bendera yang lamanya naudzubillah. itu karena gw harus nyanyi, dan nunggu pengumuman pemenang lomba tadi malem. Tidak sia-sia ternyata. bupati memuji suara kami karena kami berhasil membawakan lagu indonesia raya dan syukur dgn sangat baik. pawai obor juga ternyata kami masih yang terbaik. hahaha

Waktu cepat banget berlalu. masak-masak seperti itu akhirnya cuma bisa dikenang. kini gw udah jadi mahasiswa informatika stt telkom. tingkat 3 pulak! bagaimana dengan agustusannya???
kalo bukan karena gw peserta PDKT (ospek, red) di tahun pertama, dan panitianya pada tahun kedua, gw gak bakalan mau ngikut upacara ini. dan betul saja di taun ini gw lebih milih tidur di kosan ketimbang panas-panasan di lapangan. seperti 2 taun sebelumnya.. tujuh belasan di dayeuh kolot, keraassaaaa bangeet…. sepinya… suer!! gw ceritain yg taun ini aja deh.
malem hari gw keliling bandung ampe jam 11an. dan sepi banget!!! tidak ada pawai obor, tidak ada acara apa pun. gak jarang gw mergokin rumah2 yg di depannya tidak dipasang bendera merah putih. gang-gang dibiarkan tetap dengan keadaannya semula. tidak ada
yang berubah. beda jauh dari tahun-tahun sebelumnya..dan bener saja. esok paginya, ketika perayaan HUT RI yang ke-62 itu digelar, suer… biasa banget. gw balik dari SC ke kosan jam 8. kampung begitu sepi! sama seperti hari-hari biasanya. walaupun ada beberapa RW yang ngadain acara, but hey, tidak ada yg lebih istimewa.

apakah nasionalisme gw kini berkurang?
hell no! gw mantan pramuka! dan gw masih megang tuh point ke-2 Dasa Dharma!
indonesia kah yang banyak berubah? jelas!
banyak partai, banyak permusuhan. banyak pertikaian, pemerkosaan, perang antar warga, perang agama. Korupsi, pembunuhan bayi-bayi, aborsi. pembodohan umat, rakyat banyak melarat.
pertanyaannya tinggal, “bisakah negeri ini baik lagi?” pilihannya cuma “all or nothing”. rubah semua atau tidak sama sekali. jadi bangsa merdeka atau negeri mati saja.
Arti merdeka untuk untuk RI yg ke-62 bagi gw khususnya, adalah diri ini bebas merdeka atas prasangka, bebas merdeka memilih pilihan yang gw suka, bebas dan bebas mewajahkan kebebasannya.
==============================================================
geliat kang adheet:
Dulu pas di hmif sempet punya keinginan ngadain pawai obor. pesertanya dari SMP-SMA di bandung, serta dari Universitas. keliling alun-alun. pasti seru. cuma mimpi sih. apakah mimpi itu bisa diteruskan?

Pijat Asik August 15, 2007

Posted by adhe3t in Peristiwa.
5 comments

Bagaimana perasaan lo saat hal memalukan terjadi di depan lo dan seseorang yang dekat dengan pantat lo?

adalah seorang perempuan setengah baya_belum mencapai usia 50an gw kira_yang pada suatu malam dimana siangnya adalah pertama kalinya gw masuk lingkungan Divre III Telkom untuk gladi, yang mau susah payah memijat badanku yang nampak cukup besar ini.inilah pijatan kedua gw setelah yang pertama terjadi saat gw kelas 3 SMP sepulang ujian praktek “roll-back roll”, yang kalo lo cukup pinter bisa jawab gw pasti payah melakukannya.

Jarang banget gw dipijet, gak termasuk pijatan ringan yang biasa dilakukan kalo pegel2 dikit alias capek sama beberapa teman lho yah. ini kali keduanya gw dipijet seluruh awak. berbeda dengan yang pertama, kali ini ibu2 yang melakukannya.
terus terang gw kebingungan ketika si ibu bilang, “celananya dibuka aja, mas!” gw gelagapan sambil garuk-garuk kepala. “What?” gw hampir teriak menirukan gaya Hayden Panettiere di film “bring it On 3″, “Are U insane?”
hahaha, untung ga gw lakuin. dan kalo pun gw tetep tereak, si ibu jg gak bakalan ngerti. :D
gw cukup cerdas untuk mengakali keinginan si ibu melihat “forbidden area” (halah bahasanya), akhirnya gw pake celana pendek, celana yang biasa gw pake kalo renang. jadi benda bertuah gw masih bisa ketutup. hahahaha

pelan-pelan gw tanggalkan baju satu per satu, dan pelan-pelan akhirnya gw bisa melihat perut seven-pac gw dan dada yang ga ada rambutnya sama sekali, di depan cermin yang kebetulan mejeng di tembok kamer gw. semakin diperhatiin lama-lama tuh orang di cermin nyebelin juga. apalagi saat melihat banyak guratan-guratan gak jelas, mirip cakaran macan di kiri-kanan perutnya. padahal tubuhnya udah sexi sampai saat ini. cukup puas gw mandang “muke gile” gw di cermin, perlahan gw rebahkan tubuh ini di pembaringan dengan posisi mirip sewaktu gw lompat dari pesawat 6 tahun lalu (dalam mimpi tentunya, hahaha). yak mirip dengan cara kesukaan gw sewaktu masih lucu, usia 1 tahun kurang. (tengkurep, caela susah bgt ngomongnya). Gee, akhirnya setengah body telanjang gw diketahui si ibu.

sejurus kemudian si ibu mulai menjalankan aksinya. terlihat dia sudah mengambil ancang-ancang dengan mengoleskan pelumas ke tangannya. dan dengan sopan mengangkat telapak kaki gw satu persatu. Ia mengurutnya dengan penuh kelembutan dan kasih sayang (apa coba), perlahan tapi dalam (he?). sesekali si ibu menekan cukup keras di bagian tertentu, yg menyebabkan gw ingin teriak saat itu, “sakiiit nyoooonngggg…..”
sesekali ia jg melakukan pijatan yang membuat gw geli setengah mati (hiperbol lagi :p). bikin gw merem melek saat itu, dan pengen diulang lagi (kek lg ngapain gitu)

si ibu, yang ternyata suaminya tukang pijet juga___he? gw langsung heran, kenapa gak suaminya aja yg dateng?:( , namun buru2 si ibu bilang, seolah bisa baca pikiran orang, “he’s sick, honey” (improv dikit :p)___mulai mengurut ke bagian atas paha. pelan. perlahan. penuh cinta. penuh kasih sayang (lagi-lagi). bagian ini yang gw maksud merem melek tadi. dan sempet membuat gw hijrah ke dunia mimpi beberapa saat.
tangan-tangan yang naik-turun di sekitar paha kini mulai merangkak naik, piknik, ke wilayah punggung. pantat ditekan beberapa kali dengan cukup kuat sebelumnya. dan pada saat itulah, ntah gw lagi mimpi atau nggak, tiba-tiba saja lubang anus gw membunyikan sesuatu. ya,gw kentut. kentutnya bunyi pulak. pelan tapi mantap. namun gw tak acuh aja toh si ibu jg gak komen apa-apa. berarti gw masih tidur tadi. mungkin cuma mimpi buruk. hahaha

menit berikutnya, ketika si ibu kembali berputar di sekitar paha bagian atas, dan mulai menekan-nekan pantat lagi___situasi lagi di alam sadar saat itu___ gw kentut [lagi]. ya kentut beneran kali ini. bunyinya nyaring pulak. nyaring dan mantap. bunyinya sama dengan kentut gw di dalam mimpi tadi (atau mungkin yang tadi gak mimpi yah). sumpah malu bgt gw saat itu. bengak kali gw ini. untung di kamer ga ada orang lain lg selain si ibu. buru2 gw bilang, “i’m sory madam, i’m out of controll”. hahahaha. si ibu tersipu-sipu malu (kebalik yah?), lalu menjawab santai, “the wind come in, baby”….. mungkin maksudnya masuk angin kali yee… hehehehe

thnx 4 reading
sstt… gak usah bilang sapa2 yah!!! cukup lo doank yang tau. ^____^